• TK AISYIYAH KARANGMALANG
  • Bermain Belajar dan Berprestasi

Jangan Suka Menakut-nakuti Anak!

Beberapa hari lalu saya berkunjung ke saudara di Solo. Kebetulan ada keponakan yang berusia tiga tahun. Cowok imut berbadan gendut amat lincah. Suka sekali berlari ke sana ke mari. Untung ruangan sangat luas sehingga ia leluasa bergerak.

Namun, ada yang mengganjal di hati setiap saya bertemu orangtua yang menghadapi anak seusia keponakan tadi. Sang Ibu selalu menakut-nakuti anak dengan dalih agar anak menuruti perintah sang Ibu.

”Dik…jangan suka lari-lari nanti ada orang gila lewat lho!” atau ”Ayo segera habiskan nasi ini kalau tak mau makan nanti adik disuntik pak dokter lho.” Serta rentetan kata-kata yang intinya agar anak menurut perntahnya dengan berbagai dalih kebohongan.

Inilah kenyataan di lapangan. Usaha orangtua membujuk agar anak menurut perintahnya dengan cara yang keliru. Cara yang akan berefek kurang baik pada perkembangan psikologi anak. Anak jadi takut malam, takut bergerak, takut dengan pak polisi,takut dengan dokter.

Lantas, bagaimana cara membujuk agar anak menurut perintah orangtua tetapi tidak menakut-nakuti?

Pertama, mau makan

Sebaiknya bujuklah dengan kata-kata yang baik. Katakan, ”Kalau Dedek mau makan akan sehat, pintar dan cerdas.” Bisa juga contohkan dengan cerita bahwa anak sehat akan bisa jadi dokter, guru, dan sosok inspiratif lain.

Kedua, agar anak tidak berbuat berbahaya

Ketika anak berlari yang berlebihan, bermain yang berbahaya misal ada barang yang bisa melukainya. Sampaikan pelan-pelan tak perlu menakut-nakuti. Sampaikan, ”Kalau Dedek berlari-lari terus-menerus bisa membuat kaki sakit.” Katakan apa efek dari perbuatan yang membahayakan. Sampaikan jujur dengan bahasa yang baik.

Ketiga, membujuk untuk tidur

Biasanya anak sulit diajak tidur siang. Bujuklah dengan baik jangan menaku-nakuti dengan hal negatif. Sampaikan dengan kalimat bahwa bahwa tidur siang membuat sehat dan kuat. Kalau sehat dan kuat akan mudah belajar dan akan pandai. Atau bisa juga dengan membacakan dongeng pengantar tidur. Hal ini amat mudah agar anak mau tidur. Cerita belum usai, anak pasti sudah tidur.

Keempat, beri keteladanan. Keteladanan adalah hal penting yang mudah ditiru anak. Tunjukkan kita makan teratur dan lahap dengan apapun lauknya. Tidur siang bisa juga kita mengajak bersama tidur siang. keteladanan apa pun bisa lebih mudah dilakukan anak.  

Kelima, persiapkan dongeng

Kita bisa membacakan dongeng dengan tokoh sehat, kuat dan cerdas. Di saat membacakan bisa mengulasnya sambil menyelipkan pesan pada anak. Tanpa sengaja kita telah menanamkan sikap dan perilaku baik pada anak agar mau makan, mau tidur siang dan lain-lain. Jadi, tak ada jeleknya orangtua mempersiapkan buku dongeng sekaligus mengajarkan anak gemar membaca sejak dini.

Kelima hal tersebut akan menjadikan nasihat kita dituruti dan mudah dimengerti oleh anak. Tentu saja sebagai orangtua perlu kesabaran untuk menjadikan anak cerdas. Tak kalah penting adalah keteladanan. (Budiyanti Anggit - Pengajar di SMPN2 Banyubiru, anggota Penarawa (Penulis Ambarawa), Penulis Buku Jurus Cerdas Jadi Penulis dan beberapa buku lain; Foto - Fuji Rahman)

(Sumber : Sahabat Keluarga Kemdikbud)

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Bermain Tebak Gambar Ternyata Banyak Manfaatnya

”Siapa yang tahu ini gambar apa” ”Mobil” ”Berapa jumlah roda mobil?” ”Empat” ”Coba hitung” Dialog di atas terjadi saat kegiat

10/01/2019 23:48 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 7186 kali
Tips Mendidik Anak dari Buya Hamka

Beruntunglah orangtua yang mempunyai anak ’nakal’, yakni anak yang tidak bisa diam, selalu mencoba hal-hal yang baru, berani beradu argumentasi dengan orang yang sudah dewas

10/01/2019 23:30 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 1358 kali
Ketika Anak Berbohong

Saat saya masih kecil, saya sering berbohong kepada orangtua. Mulai dari nilai yang jelek lalu saya robek kertasnya, sampai dengan memakai uang pembayaran buku tanpa seizin orangtua mes

10/01/2019 23:24 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 660 kali
Pertimbangan Pemilihan TK Pendidikan Anak Usia Dini

Berikut ulasan mengenai Pertimbangan Pemilihan TK Pendidikan Anak Usia Dini, yang dapat kalian jadikan acuan untuk belajar. Silahkan disimak! Agama, mencari sekolah yang sesua

12/06/2018 11:07 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 842 kali
Menumbuhkan Minat Baca Sejak Dini

Anak-anak masa kini lebih menyukai menonton televisi dan bermain game. Ditambah pesatnya kemajuan teknologi, seperti menjamurnya telepon pintar, mereka semakin jauh dari kegiatan m

24/05/2018 00:00 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 601 kali
Perkembangan Anak Usia Dini

Pada usia dini 0-6 tahun, otak berkembang sangat cepat hingga 80 persen. Pada usia tersebut otak menerima dan menyerap berbagai macam informasi, tidak melihat baik dan buruk. Itulah mas

10/05/2018 12:07 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 720 kali
Kiat Agar Anak tak Suka Marah

Ketika melihat anak yang sukanya marah-marah dan suka ngambek memanglah mengesalkan. Apalagi, dalam beberapa kejadian, dipicu oleh kemauan anak yang susah dimengerti. Bahayany

13/04/2018 00:00 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 986 kali
Melatih Anak Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah

Pembiasaan untuk hidup bersih harus diberikan sejak dini kepada anak-anak kita. Tidak hanya di rumah, tapi juga di sekolah. Karena dengan hidup bersih,  hidup menjadi sehat. 

18/01/2017 00:00 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 4783 kali