• TK AISYIYAH KARANGMALANG
  • Bermain Belajar dan Berprestasi
  • mail@aisyiyahkarangmalang.sch.id
  • kosong 8533808 empat 890
  • RSS
  • Pencarian

Kiat Agar Anak tak Suka Marah

Ketika melihat anak yang sukanya marah-marah dan suka ngambek memanglah mengesalkan. Apalagi, dalam beberapa kejadian, dipicu oleh kemauan anak yang susah dimengerti. Bahayanya, apabila terus dibiarkan akan berakibat buruk pada perkembangan emosi anak.  

Sebagai orang tua, yang perlu dilakukan adalah menjadi embun penyejuk bagi anak yang sedang marah. Sehingga anak akhirnya mampu memahami kesalahannya sendiri dan mengurungkan marahnya.

Berikut beberapa kiat menangani anak yang suka marah di antaranya:

Pertama, perhatikanlah masalah makanan dan kesehatan anak. Orang tua perlu mengetahui, apabila anak dalam kondisi lapar maka sangat wajar jika ia marah. Bisa juga kemarahan anak dipicu tubuhnya yang kurang sehat.

Kedua, anak marah ditimbulkkan oleh suatu sebab. Untuk masalah ini, mungkin anak sedang mempunyai permasalahan di sekolah atau lingkungan mainnya. Untuk itu, orang tua harus mencari tahu penyebabnya sehingga akan mudah mencari solusinya.

Ketiga, dengarkanlah keluhan anak. Salah satu sifat anak adalah selalu ingin diperhatikan. Oleh karena itu, ketika anak marah, sebaiknya orang tua mendengarkan keluhan dari anak. Dengan pendekatan kasih sayang, maka kemungkinan besar anak akan mengemukakan keluhannya dan alasan mengapa ia marah.

Keempat, carilah waktu yang tepat untuk menasihati anak. Banyak orang tua yang kurang tepat dalam mengambil momen menasihati. Sehingga anak justru akan marah dan tidak mau mendengarkannya.

Apabila orang tua sering memberikan kasih sayang pada anak, maka semua nasihat orang tua yang diucapkan secara lembut akan diterima anak dengan senang hati. Jawablah pertanyaan-pertanyaan anak dengan dengan nada bicara tidak meremehkan, sehingga ia merasa diperhatikan.

Kelima, peka mengenali perasaan anak. Anak yang berada pada masa pertumbuhan biasanya memiliki keingintahuan dan kemauan yang sangat tinggi. Akan tetapi kemampuanya seringkali tidak sekuat keinginannya. Sehingga akan menimbulkan kecewa dan marah pada diri anak. Dari sini penting bagi orang tua untuk memahami perasaan anak.

Keenam, kenali kebiasaan dan kesukaan anak. Dengan mengenali kebiasaan dan kesukaannya, orang tua akan lebih mudah menggali potensi yang dimiliki anak. Dengan demikian anak akan menyenangi kegiatanya. (Risdianto Hermawan - Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini di IAIN Purwokerto dan sebagai periset di Pusat Stadi Pendidikan dan Kreativitas Anak)

(Sumber : Sahabat Keluarga Kemdikbud)

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Bermain Tebak Gambar Ternyata Banyak Manfaatnya

”Siapa yang tahu ini gambar apa” ”Mobil” ”Berapa jumlah roda mobil?” ”Empat” ”Coba hitung” Dialog di atas terjadi saat kegiat

10/01/2019 23:48 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 2750 kali
Jangan Suka Menakut-nakuti Anak!

Beberapa hari lalu saya berkunjung ke saudara di Solo. Kebetulan ada keponakan yang berusia tiga tahun. Cowok imut berbadan gendut amat lincah. Suka sekali berlari ke sana ke mari. Untu

10/01/2019 23:30 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 617 kali
Tips Mendidik Anak dari Buya Hamka

Beruntunglah orangtua yang mempunyai anak ’nakal’, yakni anak yang tidak bisa diam, selalu mencoba hal-hal yang baru, berani beradu argumentasi dengan orang yang sudah dewas

10/01/2019 23:30 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 523 kali
Ketika Anak Berbohong

Saat saya masih kecil, saya sering berbohong kepada orangtua. Mulai dari nilai yang jelek lalu saya robek kertasnya, sampai dengan memakai uang pembayaran buku tanpa seizin orangtua mes

10/01/2019 23:24 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 368 kali
Pertimbangan Pemilihan TK Pendidikan Anak Usia Dini

Berikut ulasan mengenai Pertimbangan Pemilihan TK Pendidikan Anak Usia Dini, yang dapat kalian jadikan acuan untuk belajar. Silahkan disimak! Agama, mencari sekolah yang sesua

12/06/2018 11:07 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 408 kali
Menumbuhkan Minat Baca Sejak Dini

Anak-anak masa kini lebih menyukai menonton televisi dan bermain game. Ditambah pesatnya kemajuan teknologi, seperti menjamurnya telepon pintar, mereka semakin jauh dari kegiatan m

24/05/2018 00:00 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 293 kali
Perkembangan Anak Usia Dini

Pada usia dini 0-6 tahun, otak berkembang sangat cepat hingga 80 persen. Pada usia tersebut otak menerima dan menyerap berbagai macam informasi, tidak melihat baik dan buruk. Itulah mas

10/05/2018 12:07 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 313 kali
Melatih Anak Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah

Pembiasaan untuk hidup bersih harus diberikan sejak dini kepada anak-anak kita. Tidak hanya di rumah, tapi juga di sekolah. Karena dengan hidup bersih,  hidup menjadi sehat. 

18/01/2017 00:00 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 2260 kali