• TK AISYIYAH KARANGMALANG
  • Bermain Belajar dan Berprestasi
  • mail@aisyiyahkarangmalang.sch.id
  • kosong 8533808 empat 890
  • RSS
  • Pencarian

Menumbuhkan Minat Baca Sejak Dini

Anak-anak masa kini lebih menyukai menonton televisi dan bermain game. Ditambah pesatnya kemajuan teknologi, seperti menjamurnya telepon pintar, mereka semakin jauh dari kegiatan membaca dan kegiatan lain yang lebih mendatangkan manfaat positif.

Padahal membaca akan membuat anak lebih kaya perbendaharaan kosakata, memperlancar kemampuan berbicara, menambah pengetahuan di luar yang diajarkan orangtua dan lingkungan, menambah motivasi, meningkatkan kreativitas dan satu lagi, dengan membaca akan mempengaruhi karakter anak. Sebaliknya, anak-anak yang kesehariannya hanya diisi dengan menonton televisi dan bermain game, mereka akan berpotensi besar tumbuh menjadi anak yang manja, egois dan individualis.  

Menumbuhkan minat baca sejak dini akan mempermudah mewujudkan budaya baca dan tradisi keberaksaraan pada anak ke depannya. Namun mengimplementasikan kegiatan positif tersebut pada anak bukan perkara mudah. Selain karena lebih cenderung terpatron kesukaanya pada digitalisasi, anak juga tidak bisa dipaksa begitu saja untuk membaca buku.

Berikut beberapa cara yang efektif membuat anak gemar membaca:

Pertama, sediakan banyak bahan bacaan berupa buku, majalah, komik, koran dan lain sebagainya yang relevan untuk anak, atau buat semacam perpustakan di rumah. Melalui hal tersebut anak telah terbiasa dekat dengan bahan bacaan dan tentunya akan mempermudah anak dalam mengakses bacaan.

Kedua, contohkan pada anak meluangkan waktu setiap harinya untuk membaca. Hal ini dapat dilakukan ketika pagi hari sebelum berangkat kerja atau sepulang kerja ketika anak sedang di rumah. Orang tua adalah figur pertama kali yang didolakan anak, apabila idolanya gemar membaca anak otomatis akan menirunya.

Ketiga, orangtua harus rajin membacakan buku terhadap anak setiap harinya. Membacakan buku yang memuat hal-hal dunia anak, mulai dari imajiner maupun pengetahuan lain, tentunya disesuaikan dengan umur anak. Intinya hal-hal yang menghibur sekaligus mendidik buah hati.

Membacakan buku terhadap anak dapat dilakukan setelah anak selesai belajar, atau sebelum ia tidur. Jadi, orang tua perlu  menciptakan kesan bahwa membaca adalah kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan.  

Keempat, orang tua perlu menambah intensitas komunikasi dengan anak dengan menceritakan hasil bacaannya. Selain bercerita, orang tua juga meminta diceritakan hasil bacaan anaknya, pengalaman menarik atau hal-hal yang dapat diteladani. Komunikasi semacam itu akan menambah motivasi anak untuk terus menambah bacaan setiap harinya.

Kelima, libatkan anak ketika orangtua hendak membeli buku. Ajarkan padanya tentang lebih berharga membelanjakan hasil tabungan untuk membeli buku, ketimbang untuk membeli barang-barang lain yang tidak terlalu penting.

Keenam, satu atau dua minggu sekali ajak anak untuk mengunjungi perpustakaan umum atau perpustakaan keliling. Berilah kesempatan kepada anak untuk melihat-lihat koleksi perputakaan tersebut dan meminjamnya untuk dibaca di rumah. Selain itu, orang tua juga dapat merekomendasikan anak sering-sering mengunjungi perpustakaan sekolah, untuk membaca di tempat atau meminjamnya dan dibaca ketika jam istirahat. (Hendrik Efriyadi - Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta)

(Sumber : Sahabat Keluarga Kemdikbud)

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Bermain Tebak Gambar Ternyata Banyak Manfaatnya

”Siapa yang tahu ini gambar apa” ”Mobil” ”Berapa jumlah roda mobil?” ”Empat” ”Coba hitung” Dialog di atas terjadi saat kegiat

10/01/2019 23:48 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 2750 kali
Jangan Suka Menakut-nakuti Anak!

Beberapa hari lalu saya berkunjung ke saudara di Solo. Kebetulan ada keponakan yang berusia tiga tahun. Cowok imut berbadan gendut amat lincah. Suka sekali berlari ke sana ke mari. Untu

10/01/2019 23:30 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 617 kali
Tips Mendidik Anak dari Buya Hamka

Beruntunglah orangtua yang mempunyai anak ’nakal’, yakni anak yang tidak bisa diam, selalu mencoba hal-hal yang baru, berani beradu argumentasi dengan orang yang sudah dewas

10/01/2019 23:30 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 523 kali
Ketika Anak Berbohong

Saat saya masih kecil, saya sering berbohong kepada orangtua. Mulai dari nilai yang jelek lalu saya robek kertasnya, sampai dengan memakai uang pembayaran buku tanpa seizin orangtua mes

10/01/2019 23:24 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 369 kali
Pertimbangan Pemilihan TK Pendidikan Anak Usia Dini

Berikut ulasan mengenai Pertimbangan Pemilihan TK Pendidikan Anak Usia Dini, yang dapat kalian jadikan acuan untuk belajar. Silahkan disimak! Agama, mencari sekolah yang sesua

12/06/2018 11:07 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 408 kali
Perkembangan Anak Usia Dini

Pada usia dini 0-6 tahun, otak berkembang sangat cepat hingga 80 persen. Pada usia tersebut otak menerima dan menyerap berbagai macam informasi, tidak melihat baik dan buruk. Itulah mas

10/05/2018 12:07 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 313 kali
Kiat Agar Anak tak Suka Marah

Ketika melihat anak yang sukanya marah-marah dan suka ngambek memanglah mengesalkan. Apalagi, dalam beberapa kejadian, dipicu oleh kemauan anak yang susah dimengerti. Bahayany

13/04/2018 00:00 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 443 kali
Melatih Anak Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah

Pembiasaan untuk hidup bersih harus diberikan sejak dini kepada anak-anak kita. Tidak hanya di rumah, tapi juga di sekolah. Karena dengan hidup bersih,  hidup menjadi sehat. 

18/01/2017 00:00 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 2260 kali