• TK AISYIYAH KARANGMALANG
  • Bermain Belajar dan Berprestasi
  • mail@aisyiyahkarangmalang.sch.id
  • kosong 8533808 empat 890
  • RSS
  • Pencarian

Perkembangan Anak Usia Dini

Pada usia dini 0-6 tahun, otak berkembang sangat cepat hingga 80 persen. Pada usia tersebut otak menerima dan menyerap berbagai macam informasi, tidak melihat baik dan buruk. Itulah masa-masa yang dimana perkembangan fisik, mental maupun spiritual anak akan mulai terbentuk. Karena itu, banyak yang menyebut masa tersebut sebagai masa-masa emas anak (golden age).

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang ahli Perkembangan dan Perilaku Anak dari Amerika bernama Brazelton menyebutkan bahwa pengalaman anak pada bulan dan tahun pertama kehidupannya sangat menentukan apakah anak ini akan mampu menghadapi tantangan dalam kehidupannya dan apakah ia akan menunjukkan semangat tinggi untuk belajar dan berhasil dalam pekerjaannya.

Oleh karena itu, kita sebagai orang tua hendaknya memanfaatkan masa emas anak untuk memberikan pendidikan karakter yang baik bagi anak. Sehingga anak bisa meraih keberhasilan dan kesuksesan dalam kehidupannya di masa mendatang. Kita sebagai orang tua kadang tidak sadar, sikap kita pada anak justru akan menjatuhkan si anak. Misalnya, dengan memukul, memberikan pressure yang pada akhirnya menjadikan anak bersikap negatif, rendah diri atau minder, penakut dan tidak berani mengambil resiko, yang pada akhirnya karakter-karakter tersebut akan dibawanya sampai ia dewasa. Ketika dewasa karakter semacam itu akan menjadi penghambat baginya dalam meraih dan mewujudkan keinginannya.

Fakta membuktikan, banyak orang sukses justru tidak mendapatkan prestasi gemilang di sekolahnya, mereka tidak mendapatkan juara kelas atau menduduki posisi teratas di sekolahnya. Mengapa demikian? Karena sebenarnya kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan otak kita saja. Namun kesuksesan ternyata lebih dominan ditentukan oleh kecakapan membangung hubungan emosional  kita dengan diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Selain itu, yang tidak boleh ditinggalkan adalah hubungan spiritual kita dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Ada kecakapan-kecakapan dalam membangun hubungan yakni dengan tiga pilar (diri sendiri, sosial, dan Tuhan) tersebut merupakan karakter-karakter yang dimiliki orang-orang sukses.Pada usia dini adalah masa perkembangan karakter fisik, mental dan spiritual anak mulai terbentuk. Pada usia dini inilah, karakter anak akan terbentuk dari hasil belajar dan menyerap dari perilaku kita sebagai orang tua dan dari lingkungan sekitarnya. Pada usia ini perkembang mental berlangsung sangat cepat. Pada usia itu pula anak menjadi sangat sensitif dan peka mempelajari dan berlatih sesuatu yang dilihatnya, dirasakannya dan didengarkannya dari lingkungannya. Oleh karena itu, lingkungan yang positif akan membentuk karakter yang positif dan sukses.

Bagaimana cara membangun karakter anak sejak usia dini?

Karakter akan terbentuk sebagai hasil pemahaman 3 hubungan yang pasti dialami setiap manusia (triangle relationship), yaitu hubungan dengan diri sendiri (intrapersonal), dengan lingkungan (hubungan sosial dan alam sekitar), dan hubungan dengan Tuhan YME (spiritual). Setiap hasil hubungan tersebut akan memberikan pemaknaan/pemahaman yang pada akhirnya menjadi nilai dan keyakinan anak. Cara anak memahami bentuk hubungan tersebut akan menentukan cara anak memperlakukan dunianya. Pemahaman negatif akan berimbas pada perlakuan yang negatif dan pemahaman yang positif akan memperlakukan dunianya dengan positif. Untuk itu, Tumbuhkan pemahaman positif pada diri anak sejak usia dini, salah satunya dengan cara memberikan kepercayaan pada anak untuk mengambil keputusan untuk dirinya sendiri, membantu anak mengarahkan potensinya dengan begitu mereka lebih mampu untuk bereksplorasi dengan sendirinya, tidak menekannya baik secara langsung atau secara halus, dan seterusnya. Biasakan anak bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Ingat pilihan terhadap lingkungan sangat menentukan pembentukan karakter anak. Seperti kata pepatah bergaul dengan penjual minyak wangi akan ikut wangi, bergaul dengan penjual ikan akan ikut amis. Seperti itulah, lingkungan baik dan sehat akan menumbuhkan karakter sehat dan baik, begitu pula sebaliknya. Dan yang tidak bisa diabaikan adalah membangun hubungan spiritual dengan Tuhan Yang Maha Esa. Hubungan spiritual dengan Tuhan YME terbangun melalui pelaksanaan dan penghayatan ibadah ritual yang terimplementasi pada kehidupan sosial.

Usia dini merupakan masa kritis bagi pembentukan karakter seseorang, penanaman moral melalui pendidikan karakter sedini mengkin kepada anak-anak adalah kunci utama membangun bangsa. Menurut para pakar penelitian anak dalam perkembangan otak manusia (neouroscience) apabila pada usia dini pada anak tidak diberi pendidikan, pengasuhan, stimulasi yang baik maka akan berpengaruh terhadap struktur perkembanagn otaknya, hal ini terjadi karena perkembangan otak amat pesat terjadi pada usia dibawah 7 tahun dimana 90 persen otak sudah terbentuk pada usia ini.

Karakter berasal dari kata yunani charassein yang berarti mengukir sehingga terbentuk suatu pola artinya memiliki karakter yang baik adalah tidak secara otomatis dimiliki setiap manusia begitu ia dilahirkan tetapi memerlukan proses panjang melalui pengasuhan dan pendidikan. Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dapat terwujud jika anak tumbuh dilingkungan yang berkarakter, fitrah anak yang terlahir suci dapat dikembangakan secara optimal, ini memerlukan peran serta semua pihak keluarga, sekolah dan seluruh komponen yang ada dalam masyarakat contoh lembaga keagamaan, perkumpulan olah raga, komunitas bisnis dan lain-lain. Oleh karena itu pendidikan karakter disekolah terutama usia TK dan SD juga perlu dilakukan tentunya sesuai dengan tahap perkembangan umur anak.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Bermain Tebak Gambar Ternyata Banyak Manfaatnya

”Siapa yang tahu ini gambar apa” ”Mobil” ”Berapa jumlah roda mobil?” ”Empat” ”Coba hitung” Dialog di atas terjadi saat kegiat

10/01/2019 23:48 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 2750 kali
Jangan Suka Menakut-nakuti Anak!

Beberapa hari lalu saya berkunjung ke saudara di Solo. Kebetulan ada keponakan yang berusia tiga tahun. Cowok imut berbadan gendut amat lincah. Suka sekali berlari ke sana ke mari. Untu

10/01/2019 23:30 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 617 kali
Tips Mendidik Anak dari Buya Hamka

Beruntunglah orangtua yang mempunyai anak ’nakal’, yakni anak yang tidak bisa diam, selalu mencoba hal-hal yang baru, berani beradu argumentasi dengan orang yang sudah dewas

10/01/2019 23:30 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 523 kali
Ketika Anak Berbohong

Saat saya masih kecil, saya sering berbohong kepada orangtua. Mulai dari nilai yang jelek lalu saya robek kertasnya, sampai dengan memakai uang pembayaran buku tanpa seizin orangtua mes

10/01/2019 23:24 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 369 kali
Pertimbangan Pemilihan TK Pendidikan Anak Usia Dini

Berikut ulasan mengenai Pertimbangan Pemilihan TK Pendidikan Anak Usia Dini, yang dapat kalian jadikan acuan untuk belajar. Silahkan disimak! Agama, mencari sekolah yang sesua

12/06/2018 11:07 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 408 kali
Menumbuhkan Minat Baca Sejak Dini

Anak-anak masa kini lebih menyukai menonton televisi dan bermain game. Ditambah pesatnya kemajuan teknologi, seperti menjamurnya telepon pintar, mereka semakin jauh dari kegiatan m

24/05/2018 00:00 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 294 kali
Kiat Agar Anak tak Suka Marah

Ketika melihat anak yang sukanya marah-marah dan suka ngambek memanglah mengesalkan. Apalagi, dalam beberapa kejadian, dipicu oleh kemauan anak yang susah dimengerti. Bahayany

13/04/2018 00:00 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 443 kali
Melatih Anak Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah

Pembiasaan untuk hidup bersih harus diberikan sejak dini kepada anak-anak kita. Tidak hanya di rumah, tapi juga di sekolah. Karena dengan hidup bersih,  hidup menjadi sehat. 

18/01/2017 00:00 - Oleh Aisyiyah Karangmalang - Dilihat 2261 kali